Gejala Keracunan pada Makanan
Keracunan
makanan bukan hal
yang asing lagi bagi telinga kita mendengar kejadian ini. Pada umumnya
keracunan pada makanan bisa terjadi karena kesalahan-kesalahan kecil yang tidak
diperhatikan secara rinci, seperti masa kadaluarsa pada bahan makanan atau
komposisi komposisi makanan yang dapat menimbulkan keracunan tersebut.
Lalu
seperti apa gejala jika seseorang mengalami keracunan pada makanan? Berikut ini
adalah beberapa gejala yang dirasakan seseorang yang mengalami keracunan pada
makanan.
Berikut adalah reaksi dari gejala keracunan makananan :
- Setelah makan makanan yang tercemar, maka gejala seperti kram perut, diare, dan muntah dapat dimulai satu jam kemudian merupakan gejala dari keracunan yang makanannya mengandung bakteri atau kuman.
- Gejala seperti muntah, diare, berkeringat, pusing, robekan di mata, air liur berlebihan, kebingungan psikologis, dan nyeri perut mungkin merupakan gejala keracunan kimia atau toksin makanan, misalnya keracunan akibat dari jamur beracun.
- Gejala hilang sebagian kemampuan berbicara atau penglihatan, kelemahan otot, kesulitan menelan, mulut kering, kelumpuhan otot dari kepala ke bawah sepanjang tubuh, dan muntah dapat menunjukkan gejala botulisme, yaitu keracunan bakteri makanan tipe berat yang sangat jarang.
Kenali gejala
keracunan pada makanan diatas untuk memastikan gejala keracunan yang diderita
oleh seseorang, sehingga dapat meminimalisir kejadian kejadian yang fatal
terjadi. Dengan beberapa deskripsi gejala keracunan pada makanan diatas,
tentunya kita berharap dapat mengantisipasi keracunan makanan yang bisa berakibat fatal.



